![]() |
| gambar merries.co.id |
TipsMamah.com - Anak kecil memiliki identifikasi sendiri yang kita sebut sifat sifatnya dengan childish, selain manja, periang, juga cadel. Sehingga kadang kita berusaha menyamai ngomong dengan anak anak atau sok unyu dengan berkata cadel.
Cadel adalah ketidakmampuan seseorang untuk melafalkan huruf tertentu. Biasanya terjadi pada anak, atau orang dewasa dengan kelainan tertentu. Cadel biasanya identik dengan tidak bisa mengucapkan huruf R, tapi sebenarnya cadel itu sendiri tidak hanya kesulitan mengucapkan huruf R, tapi juga seringkali orang cadel pada huruf tertentu. Orang Jepang misalnya, kebanyakan cadel pada huruf L. Ada beragam variasi cadel pada anak. ada pula yang menyebut “R” jadi “L”, “K” jadi “T”, “K” jadi “D”, atau “S” dengan “T”, sering terbalik-balik. Tetapi tiap anak variasinya berbeda-beda. Jadi yang dimaksud dengan cadel adalah kesalahan dalam pengucapan huruf atau kata.
Pada anak biasanya awal mula belajar berbicara pasti kesulitan dalam pelafalan, sehingga membentuk kata-kata yang tidak beraturan atau bahkan sulit untuk menggetarkan lidah membentuk huruf R.
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya cadel pada anak, di sini tips mamah berusaha untuk merangkumnya. Beberapa faktor yang mengakibatkan anak cadel adalah :
1. Koordinasi bibir dan lidah belum matang
Pengucapaan kata, vokal dan konsonan secara sempurna sangat dipengaruhi oleh sistem syaraf otak yang mengator koordinasi bagian motorik otot lidah. Contoh nya pada pelafalan huruf R, diperlukan manipulasi yang cukup kompleks antara bibir, lidah dan langit-langit mulut. Mamah bisa mengatasinya dengan menuntun anak melafalkan ucapan dengan benar secara perlahan.
2. Kelainan fisiologis
Anak yang cadel juga bisa disebabkan karena adanya kelainan fisiologis, walaupun sangat jarang tetapi mungkin saja terjadi.
Penyebabnya adalah sebagai berikut.
* Gangguan pada bagian pendengaran.
* Gangguan pada otak.
* Gangguan di wilayah mulut.
3. Faktor lingkungan
Cadel juga bisa terjadi karena lingkunan dimana anak itu berada, anak yang selalu diajak ngomong dengan cara cadel akan semakin besar kemungkinan untuk cadel. Anak cenderung akan meniru apa yang dilafalkan oleh orang itu. Dalam pikirannya dia akan menganggap bahwa yang cadel itulah yang benar. Hingga sampai dewasa menjadi cadel sungguhan. Jika mamah ingin si kecil tidak cadel, janganlah terlalu sering berkomunikasi dengan bahasa cadel agar anak tidak ikut-ikutan.
4. Faktor psikologis
Psikologis juga pengaruh terhadap kecadelan anak. Contoh kasus seorang anak yang masih dibawah lima tahun memiliki adik, untuk menarik perhatian ibunya dia ikut ikutan cadel seperti adiknya. Mamah harus bisa mengendalikan komunikasi dengan anak agar anak mengerti kata-kata yang dilafalkan dengan benar dan salah.

Komentar yang baik adalah komentar yang cerdas dan berkualitas.
EmoticonEmoticon